Indonesian Film Industry Players Continue to Fight Piracy

Piracy is still a big enemy for the creative economy industry, including the national film industry. Launching data from the Institute for Economic and Community Research (LPEM) Faculty of Economics and Business (FEB), University of Indonesia (UI) which was held in Jakarta, Medan, Bogor, and Deli Serdang in 2017, the potential losses caused by film piracy are predicted to reach more than Rp. 1.4 trillion. Illegal downloading of content is suspected to be one of the causes of this loss. This is why legal consultant is needed.

Filmmaker and Board of Trustees of the Film Producers Association (Aprofi), Mira Lesmana, stated that piracy must be taken seriously. Remember, this is a joint problem and loss. The film industry is being hurt by piracy because its income is threatened, which means that all jobs related to filmmaking are also threatened, from producers to actors to catering to production transportation drivers.

“This applies to various industries facing piracy. We must take firm action against the pirates and move together to change the mindset of society by continuing to provide an understanding of the importance of respecting intellectual property rights, “he explained in a release on Sunday (8/11/2020).

In line with Mira’s statement, Chairman of Aprofi, Edwin Nazir, stated that pirates are tantamount to thieves. They steal hard work created intellectual property rights.

“Piracy must be dealt with firmly. As a result of piracy, the loss of the national film industry reaches Rp 5 trillion each year, “he said.

Meanwhile, the Chairman of the Indonesian Film Agency, Chand Parwez Servia, also spoke up regarding piracy. According to him, piracy is an act of violating the law that must be stopped immediately, through legal action against the perpetrator and socialization to users.

also read : Movie Piracy Continues to Occur in Indonesia

Laporta Pastikan Messi Tetap Setia di Camp Nou

Pemain Argentina itu mencetak gol individu yang sensasional di pertengahan babak kedua setelah serangan dari Antoine Griezmann dan Frenkie de Jong; Presiden Barcelona Joan Laporta yakin Lionel Messi sekarang ingin bertahan, meski meminta hengkang pada musim panas lalu

Presiden Barcelona Joan Laporta yakin Lionel Messi akan bertahan di klub musim depan setelah memberikan penampilan vintage dalam kemenangan final klasemen la liga atau Copa del Rey mereka atas Athletic Bilbao.

Pemain Argentina itu mencetak gol individu yang sensasional di pertengahan babak kedua pertarungan hari Sabtu di Seville setelah serangan dari Antoine Griezmann dan Frenkie de Jong membuat tim Catalan memimpin.

Baca juga : Madrid Meraih Kemenangan Berkat “Comeback”

Dia kemudian menghiasi penampilan luar biasa dengan mencetak gol lagi sebelum mengangkat trofi untuk ketujuh kalinya dalam karirnya tetapi pertama kali sejak menjadi kapten klub pada 2018.

Pencetak gol terbanyak Barca sepanjang masa dan pemain paling berprestasi hanya memiliki sisa dua bulan dalam kontraknya dan mencoba untuk pergi tahun lalu setelah berselisih dengan presiden saat itu Josep Maria Bartomeu.

Tetapi Laporta, yang memimpin kebangkitan Messi menjadi bintang dalam tugas pertamanya sebagai kepala Barca dan terpilih untuk kedua kalinya bulan lalu, mengatakan dia merasa kapten akan tetap di klub tempat dia menghabiskan karirnya sejak bergabung pada usia 13 tahun.

Baca juga : Gol Haaland Selamatkan Dortmund

Berbagai Jenis Sop Khas Nusantara untuk Menu Catering Kantoran

Sup khas Indonesia memiliki ciri khas tersendiri dan cita rasa yang tidak ada duanya. Biasanya sup khas Indonesia lebih nikmat disantap saat cuaca dingin. Kuah hangat, racikan gurih dan isian sup yang sangat menggiurkan cukup menggoyang lidah.

Sup memiliki citarasa yang khas dan aroma kaldu yang nikmat. Siapapun pasti tergoda untuk menikmatinya. Setiap daerah di Indonesia memiliki sup khas daerahnya masing-masing. Ada sup yang menggunakan santan, kuah bening, pedas, asin dan gurih.

Berikut beberapa sup khas Indonesia yang lazim digunakan sebagai menu catering kantor jakarta;

Sup Kaki Kambing

Orang Jakarta pasti tahu betul sup kaki kambing ini. Sup khas Indonesia satu ini terbuat dari campuran kaki kambing dan beragam  jeroan yang disiram kuah.

Ada dua jenis kuah yang digunakan, yakni kuah bening dan kuah putih yang ditambahkan santan. Kuah santan biasanya menjadi pilihan orang Jakarta karena teksturnya yang lebih gurih 

Bumbu kuahnya sangat khas dengan merica, kaldu kambing, pala, kapulaga, cengkeh dan bumbu khas Timur Tengah.

Kuah makin nikmat dengan tambahan minyak samin. Paling pas disantap malam hari dengan nasi hangat dan tambahan acar dan kerupuk emping.

Sup Kimlo

Menu khas Solo ini ternyata merupakan perpaduan budaya Tionghoa dan Jawa.

Sup kimlo terdiri dari suwiran ayam, irisan wortel, jamur kuping, soun, kembang tahu, dan bunga sedap malam.

Semua bahan ditaruh dalam mangkuk lalu disiram kuah kaldu ayam yang gurih dan hangat.

Sup Telur Puyuh

Sup ini lazim di buat di rumah, dengan telur puyuh sebagai lauk utamanya. Rasa gurihnya didapat dari kaldu ayam, dan isiannya bervariasi, mulai dari kentang, wortel, hingga kol dan makaroni.

Baca juga : Alasan Mengapa Memilih Catering Kantoran