Persela Incar Kiper Baru Jelang Liga Indonesia

Persela Lamongan mulai mencari kiper tambahan, jelang bertarung di Liga Indonesia. Laskar Joko Tingkir menggelar seleksi untuk mendapatkannya.

Seleksi dilakukan Persela, jelang dilanjutkannya Liga Indonesia pada Oktober mendatang. Sektor kiper yang menjadi fokus tim asal Jawa Timur itu.

Saat ini, Persela hanya punya dua kiper, setelah Alfonsius Kelvan terpaksa mengundurkan diri karena ingin fokus mendampingi keluarga dan meneruskan bisnis keluarga. Tinggal Reki Rahayu dan M. Rio Agatha yang bertahan, dan dua penjaga gawang saja dirasa kurang untuk bersaing di Liga Indonesia.

“Putaran pertama 14 pertandingan pakai 2 kiper, riskan banget, bahaya banget. Misal satu cedera, besoknya tidak bisa main, hanya tinggal satu kiper, jadi minimal ada yang menemani,” kata pelatih Kiper Persela, Erick Ibrahim, dilansir dari berita bola terkini

Seleksi perdana pun digelar di Stadion Surajaya, Lamongan, Rabu (26/8/2020). Di hari pertama, 8 kiper muda ikut serta seleksi.

Mereka adalah Owen, Sheva, Syaiful Anam, Abhirama, Yusuf Bahtiar, Wahyu Anggara, Dito dan Azril.

“Hari ini ada 8 kiper yang datang, mereka rata-rata kelahiran 2001. Ada 2 orang yang kelahiran 2002, ada 1 anak Lamongan,” kata Erick, yang juga mantan kiper Timnas pada era 1991 itu.

Hari pertama seleksi difokuskan untuk melihat teknik dasar yang dimiliki calon kiper Persela. Sementara di hari kedua, akan dilihat sejauh mana kemampuan para kiper itu dalam mendistribusikan bola untuk membangun serangan, serta komunikasi dengan rekan satu tim. Rencananya, seleksi akan digelar hingga Sabtu (29/8/2020).

Erick menambahkan, rencananya mereka akan mengambil 2 kiper dari hasil seleksi ini. Pertimbangannya, para kiper masih muda, sehingga bisa diproyeksikan ke skuad Persela junior.

“Karena ini masih bisa untuk ke Elite Pro Academy yang akan datang, karena masih kelahiran 2001,” pungkasnya.

Aturan Ketat UEFA Jelang Liga Champions

Babak perempat final berita Liga Champions 2019/2020 berlangsung dalam situasi yang tidak biasa. UEFA akan menerapkan aturan baru bagi para pemain sepak bola saat berada di atas lapangan. Otoritas sepak bola Eropa ini menerapkan tindakan pencegahan baru untuk semua pemain saat laga perempat final dimulai pada Kamis (13/8) dini hari WIB. Baca Juga

Dilansir berita bola AS, Rabu (12/8) UEFA telah mengeluarkan dokumen setebal 31 halaman yang merinci semua prosedur pengujian hingga pengaturan tidur para pemain.

Langkah pertama yang akan mereka terapkan adalah mengunci hotel untuk pemain dan staf, dengan klub tersisa dari lima negara berbeda. Nantinya mereka hanya akan berada di hotel, kecuali pada saat sesi latihan dan pertandingan.

Aturan ini tampaknya muncul karena kasus pemain Atletico Madrid, Angel Correa dan Sime Vrsaljko yang positif Covid-19. Alhasil mereka tidak akan melakukan perjalanan bersama skuat Diego Simone ke Portugal, seperti dikutip berbagai berita bola.

UEFA sangat ingin menghindari kasus lebih lanjut ketika jadwal pertandingan akan berlangsung setelah jadwal penerbangan Atleti ke Lisabon ditunda karena anggota skuat lainnya harus dites ulang. Artinya, klub asal Madrid, Spanyol itu tidak akan tiba di Lisbon hingga Selasa sore sementara lawan mereka, RB Leipzig, tiba pada Sabtu.

Lebih lanjut, UEFA melarang pemain melakukan tukar baju seperti tradisi yang sudah-sudah. Meski pun kapten tim akan diizinkan untuk menukar cinderamata dengan lawannya sebelum kick-off dimulai.

Nantinya, kendaraan bus tim akan didisinfeksi secara menyeluruh di antara penggunaan dan pemain akan diberitahu untuk menggunakan pintu tengah, agar menghindari melewati pengemudi melalui pintu depan, dilansir dari berbagai berita liga champions.