Deretan Ide Menu Bekal Makan Siang di Kantor

Pernah buntu ide akan makan siang apa saat di kantor? Membeli menu makanan yang itu-itu saja lama-kelamaan bisa bikin bosan juga. Nah, daripada kehabisan waktu karena bingung ingin makan siang dengan menu apa, coba yuk membawa bekal sendiri dari rumah.

Ada beberapa ide menu bekal makan siang ke kantor yang bisa disiapkan dengan mudah dan praktis. Jadi kamu pun tetap bisa menyiapkannya di pagi hari dalam waktu cepat. Selain memasak bekal, kamu juga bisa mencoba catering kantoran

Kimbap

Makanan asal Korea Selatan yang satu ini memang mirip banget dengan sushi. Bentuk nasinya yang sudah digulung jadi satu dengan lauknya, membuat kimbap lebih simple dan mudah untuk dikonsumsi saat makan siang di kantor. Tak takut berceceran deh!

kimbap
Foto: thespruceeats.com

Sandwich

Sandwich selalu jadi salah satu menu andalan untuk sarapan praktis. Cara membuatnya memang mudah dan cepat. Tinggal menumpuk roti dengan sayur, keju, kornet, telur atau bahan lainnya yang diinginkan. Menu ini juga bisa dijadikan salah satu menu bekal makan siang yang enak lho!

sandwich ide bekal makan siang ke kantor
Foto: nutmegnanny.com

Gourmet Wrap

Belakangan, menu gourmet wrap sedang viral di Indonesia. Dengan tortilla sebagai bahan pembungkus, kamu bisa menggunakan berbagai macam bahan yang kamu inginkan sebagai isian. Misalnya nasi goreng, telur atau salad sayur.

gourmet wrap untuk menu bekal makan siang
Foto: colagourmet.com

Baked Potato

Kentang sering kali dijadikan sebagai makanan pengganti nasi. Mengenyangkan, kentang juga lezat dan mudah diolah. Kamu tinggal memanggang kentang dengan campuran keju, daging ayam juga bayam. Baked potato yang lezat pun siap dijadikan bekal makan siang di kantor.

baked potato bekal makan siang
Foto: seriouseats.com

Rice paper rolls

Selain tortilla dan roti yang bisa digunakan untuk bungkusan makanan nan menyehatkan sebagai menu makan siang, rice paper rolls juga bisa digunakan sebagai pilihan. Menu ala vietnam ini tak kalah lezat dan praktis untuk dijadikan bekal.

rice roll paper menu makan siang
Foto: sallysbakingaddiction.com

Apabila kamu buntu dengan bekal ataupun bosan, kamu bisa mencoba memesan catering jakarta, di:

Https://thinkasia.id

Indonesia Music Copyright Law Vs Copyright Infringement

Indonesia is a democratic country, at least in its principle. Well, at least, the word “democracy” does not come with quotation marks again, as happened during the New Order. Now, democracy will either sound or discuss everything, or appoint a representative to do all the voices and discuss, and thus decide anything that will be applied into law, which must be followed and maintained by the executive branch (just to remind you, this means that the President and his administration). Now, what does this have to do with the digital music business? law, that’s what.

Being essentially a content-based business, the music industry is strongly influenced by the copyright laws – how the government sees the problem of copyright infringement and how to think it is implemented. And a million things that regulatory requirements in the country, copyright law recently most in Indonesia was signed into law in 2002, under President Megawati Sukarnoputri. Though according to some still lacking in some areas, legislation upgraded to add some much needed legal protection for cinematographic works for a computer program, like the previous version of the copyright law was signed into law in 1979.

One of the clauses of the most interesting of the law, at least in the context of the music industry, stating that “unless agreed in advance by the Creator, technology control methods to protect the rights of the Creator must not be damaged, removed or rendered dysfunctional”. The next clause goes on to explain that creation using high technology, such as optical discs, must follow all government regulations and requirements of the relevant authorities. There is also a clause protection for music producers (read: music labels) and broadcasters (read: a television station), in addition to the creator / composer. This clause is also a major upgrade from the previous version of the law.

This is where democracy comes in: every upgrade to the existing law – or even the creation of new ones – it really depends on what the issue House of Representatives (DPR) has the most urgent need for regulation. Whatever the Parliament deems important based on their own personal beliefs, each direction of their political affiliation, and direct feedback from the community. This is where the lobby usually come – to make sure certain issues and interests are properly represented in parliament and therefore the right benefited from revised legislation.

Thus, during the preparation of the Copyright Act 2002, lobbyists from the record companies, television stations and production companies CD / DVD (along with the content owner) to make sure that they have proper protection in the revised law. And notes that, under the Copyright Act 2002, “Phonogram Producers have the exclusive right to give permission or prohibit other parties without authorization duplicate and / or hire works sound recording or audio recording”.

Therefore, in this case, music piracy is a crime – and the 1979 Copyright Act does not have the clear words like this. So, music piracy is a crime by the law, but also because the Parliament and the recording companies are defined as such. But remember, these legal considerations also took a covenant from the World Intellectual Property Organization into account, as they also ratified the 2002 law.

So here’s the takeaway: Indonesia copyright laws make it illegal to upload music files that unauthorized file sharing networks, and it is also illegal for avoiding DRM to access and / or duplicate music content. It also makes it illegal for websites to distribute content that is unlawful, because it is considered a file unauthorized duplication. The unfortunate thing about the law in Indonesia, is the enforcement (or lack thereof) – only the recent actions the government has taken against illegal file-sharing sites, even then after much lobbying by the industry.

Thus, the law is clear about piracy, whether or not it is a relevant issue in the development of content consumption. So the question is, should it become a problem or an opportunity?

5 Film Drama Indonesia Tayang di Netflix

Promise

Salah satu film indonesia terbaru berjudul Promise yang dibintangi oleh Dimas Anggara, Mikha Tambayong, Amanda Rawles dan Boy William. Film ini berkisah tentang cinta segitiga antara Rahman, Moza, dan Kanya.  Kalian bisa nonton film terbaru indonesia ini di Netflix, portal streaming film indonesia mulai tanggal 11 Juni 2020. 

Milea: Suara dari Dilan

Selanjutnya film indonesia terbaru yang tayang di Netflix ada Milea: Suara dari Dilan.  Mengisahkan dalam reuni akbar, Dilan memutuskan untuk menceritakan kembali masa indah bersama Milea. Mulai dari kali pertama mereka bertemu, menjalin kasih, hingga berjuang untuk bertahan. Dibintangi oleh Iqbaal Ramadhan dan Vanesha Prescilla, film ini tayang 13 Juni 2020 di Netflix, portal streaming film indonesia.

Something In Between

review-film-something-in-between-jefri-nichol-amanda-rawles

Film indonesia terbaru berikutnya berjudul Something In Between yang dibintangi oleh Amanda Rawles dan Jefri Nichol. Berkisah tentang Gema, siswa kelas 2 SMA yang naksir dengan Maya. Namun Maya berada di kelas unggulan dan itu menjadi  halangan untuk mendekatinya. Film ini tayang 18 Juni 2020 di Netflix, situs streaming film indonesia terbaik. 

Surat Cinta Untuk Starla

Selanjutnya ada film indonesia terbaru yang dibintangi oleh Jefri Nichol dan Caitlin Halderman. Berjudul Surat Cinta Untuk Starla, film ini mengisahkan pertemuan Hema dengan Starla, hanya dalam 6 jam mereka berhasil jatuh cinta. Namun di saat Hema dan Starla semakin dekat, Starla berubah. Ia marah dan menyuruh Hema untuk melupakan kisah mereka. Tayang di Netflix, portal streaming film indonesia mulai tanggal 18 Juni 2020. 

Teman Tapi Menikah 2

Terakhir ada kelanjutan dari film indonesia terbaru #TemanTapiMenikah.  Menceritakan kelanjutan pasangan muda Ayu dan Ditto. Ayu tiba-tiba hamil dan kepribadiannya berubah total. Dari yang tadinya semangat menemani Ditto ke manapun, kini ia jadi mager dan menjadi super sensitif. Dibintangi oleh Adipati Dolken dan Mawar De Jongh, film ini tayang di Netflix, portal streaming film indonesia mulai 28 Juni 2020.

5 Souvenir Pernikahan Unik yang Super Mewah

PERNIKAHAN adalah momen yang sakral bagi setiap individu. Jadi jangan heran bila banyak orang yang rela merogoh kocek cukup dalam dan mengontak agen souvenir demi menggelar resepsi pernikahan yang mewah dan tak terlupakan.

Selain dekorasi ruangan, dan gaun pengantin, beberapa pasangan juga menyiapkan souvenir pernikahan unik nan super mewah untuk para tamu undangan. Apa saja souvenir mewah yang pernah diberikan oleh para pasangan pengantin? Berikut kami rangkumkan ulasan lengkapnya, sebagaimana dilansir dari berbagai sumber, Sabtu (29/6/2019).

Dompet hermes

publik sempat dihebohkan oleh berita pernikahan anak dari keluarga besar Sampoerna, Amanda Winarko

Beberapa waktu lalu, publik sempat dikejutkan oleh berita pernikahan anak dari keluarga besar Sampoerna, Amanda Winarko. Selain menyelenggarakan pernikahan mewah di Monaco, Amanda juga memberikan dompet Hemes sebagai souvenir pernikahannya untuk para tamu undangan.

Emas batangan
Souvenir yang tidak kalah mewahnya datang dari pasangan pengantin Jusup Maruta Cayadi dan Clariss

Souvenir yang tidak kalah mewahnya datang dari pasangan pengantin Jusup Maruta Cayadi dan Clarissa. Pernikahan mereka yang dilangsungkan pada 31 November 2018 lalu, berhasil memecahkan rekor pernikahan termegah yang ada di Indonesia.

souvenir pernikahan mereka diketahui berupa emas batangan seberat 5-10 gram. Selain itu, telah disiapkan pula doorprize 5 unit mobil Jaguar. Tamu undangan juga dilarang memberikan angpao kepada mempelai.

iPod

Kala itu, disebutkan bahwa para tamu undangan mendapatkan suvenir berupa ipod Shuffle.

Beralih ke pasangan Rizki Wibowo dan Rizki Aulia Rahma. Anak dari mantan Sekretaris Mahkamah Agung ini sempat mengegerkan dunia maya, setelah souvenir pernikahan mereka tersebar di dunia maya. Kala itu, disebutkan bahwa para tamu undangan mendapatkan souvenir berupa ipod Shuffle.

Mobil baru
para tamu bisa mendapatkan doorprize mobil sport, motor, dan perlengkapan elektronik lainnya.

Souvenir yang tidak kalah mewah lainnya datang dari pasangan asal Surabaya Suryo dan Jessica. Resepsi pernikahan mereka sendiri digelar di Grand City Convention & Exhibition, lalu diisi oleh segudang penampilan penyanyi papan atas Indonesia, seperti Agnes Mo dan Syahrini, serta pasangan MC Daniel Mananta dan Ayu Dewi.

Nah, untuk souvenirnya, para tamu bisa mendapatkan doorprize mobil sport, motor, dan perlengkapan elektronik lainnya.

iPhone dan iPad

Alhasil, berita pernikahan mereka pun viral di berbagai media sosial.

Terakhir ada pasangan asal China yang pernah menghebohkan dunia maya karena memberikan souvenir mewah berupa iPhone 6s dan iPad. Alhasil, berita pernikahan mereka pun viral di berbagai media sosial.

Tips Jitu Memilih Souvenir Pernikahan

Sebagai wujud ucapan terima kasih kepada para tamu yang hadir, kehadiran souvenir pernikahan tidak dapat disepelekan begitu saja. Selain sebagai bentuk tanda terima kasih, souvenir pernikahan juga menjadi pengingat atas momen kebahagiaan kamu dan pasangan. Saat ini pilihan agen souvenir menjadi semakin banyak, berbagai pilihan souvenir yang unik, cantik, dan menawan telah banyak ditawarkan agen souvenir. Namun, yang perlu kamu ingat, souvenir yang kamu pilih harus sesuai dengan tujuan kamu ya. Berikut ini tips memilih souvenir pernikahan.



 Tips Memilih Souvenir Pernikahan

Jumlah Tamu Undangan

Sebelum kamu putuskan ingin membeli souvenir apa, lebih baik kamu tentukan dahulu jumlah tamu yang kamu undang. Prinsip membeli souvenir biasanya, semakin banyak souvenir yang kamu beli maka kamu akan mendapat harga yang lebih murah, semakin sedikit jumlah souvenir Jakarta maka harga yang kamu dapatkan semakin mahal. Yang perlu kamu ingat ketika membeli souvenir adalah, jangan sampai jumlah souvenir yang kamu beli kurang dan jangan juga sampai kelebihan terlalu banyak. Jika kamu mengundang 400 undangan, kamu bisa melebihkan souvenirmu menjadi 500 souvenir.


 Budget

Semakin unik dan mewah souvenir yang kamu pilih, maka akan semakin mempengaruhi harganya. Jadi lebih baik kamu cocokkan dahulu budget kamu, baru kamu putuskan untuk mencari souvenir pernikahan. Jangan khawatir, budget minim bukan berarti kamu tidak dapat membeli souvenir yang bagus, tinggal bagaimana kamu memilihnya saja.


 Pilih Souvenir yang Berguna

Banyak pengantin yang memilih souvenir hanya didasarkan pada bentuknya yang unik dan lucu, sehingga hanya dijadikan hiasan rumah saja. Sayang sekali bukan, sebaiknya kamu memilih souvenir yang dapat dipergunakan para tamu undanganmu, misalnya seperti gelas, utensil makan, goodie bag, dll.


 Ucapan dan Nama

Jangan lupa ya untuk menyelipkan sedikit ucapan terima kasih serta nama kamu dan pasangan dalam souvenir pernikahan kamu. Kamu bisa menyesuaikan desain ucapan souvenir dengan undangan kamu agar terlihat seragam dan cantik.


 Kemasan Unik

Agar menunjang bentuk souvenir pernikahan yang kamu pilih, sebaiknya kamu menyesuaikan juga dengan desain yang unik.


 Pilih Souvenir yang Mudah Dibawa

Sebaiknya kamu pilih souvenir yang mudah dibawa, karena biasanya orang pergi ke pesta pernikahan hanya membawa clutch atau dompet. Jangan sampai kamu menyulitkan mereka ketika mereka ingin makan, terutama untuk pesta pernikahan yang konsepnya prasmanan. Atau jika memang souvenir pilihanmu terlalu besar, kamu bisa memberikan kupon souvenir yang nantinya saat pulang bisa ditukar dengan souvenir pernikahan kamu.


 Sesuaikan dengan Konsep Pernikahan

Jika kamu punya tema khusus dalam pernikahanmu, tentunya akan memudahkan kamu memilih souvenir. Misalnya tema pernikahanmu adalah go green, maka souvenir yang kamu pilih sebaiknya tanaman atau bibit tanaman.


Pesan dari Jauh Hari

Memesan souvenir pernikahan yang unik tentu saja waktunya tidak instan. Kamu perlu menyiapkan waktu yang cukup lama dalam urusan memilih souvenir ini, agar kamu juga bisa mendapat vendor yang terbaik.

5 Trik Jitu Mendapatkan Beasiswa S1

Semakin tingginya biaya kuliah kerap menjadi faktor para orang tua harus memutar otak ketika akan menyekolahkan anaknya ke jenjang yang lebih tinggi.

Bahkan tak jarang, sang anak terpaksa bekerja untuk memenuhi kebutuhan kuliah agar impiannya mengenyam bangku kuliah dapat diraih secara nyata.

Faktanya, banyak cara yang dilakukan setiap orang untuk mendapat kesempatan studi ke perguruan tinggi. Kali ini, saya akan membagikan salah satu cara recommended untuk dijajali, yaitu dengan beasiswa, khususnya beasiswa S1.

Jika kamu sudah mencari info beasiswa sebelumnya, ada beragam beasiswa S1 yang bisa dimanfaatkan.

Walaupun kita tahu bahwa persaingan untuk mendapatkan golden ticket ini terbilang ketat dan susah-susah gampang, tapi tidak ada salahnya untuk mencoba, kan?

Selain mencari referensi info beasiswa, ada beberapa cara jitu yang harus kamu persiapkan secara matang karena kesempatan yang sama tidak akan datang dua kali. Apa saja caranya? Berikut penjelasannya!

#1 Cari Info Beasiswa Sebanyak-Banyaknya

Mengumpulkan info beasiswa sebanyak mungkin adalah cara pertama yang harus kamu lakukan. Akan lebih baik, jika kamu sudah membuat beberapa catatan kecil mengenai jenis beasiswa apa yang kamu cari.

Misalnya, apa yang kamu ingin dari beasiswa tersebut, untuk lanjut kerja, membantu kuliah, atau hanya buat uang jajan saja dan disesuaikan dengan kemampuan diri.

Mencari info beasiswa dapat diperoleh dari guru atau pihak sekolah, saudara, teman, atau internet searching.

Apalagi jika punya teman yang pernah menerima beasiswa, pasti lebih nyaman untuk sharing dan menggali informasi secara langsung.

Alternatif lainnya, sering periksa scholarship board di kampus/situs kampus karena banyak universitas di Indonesia yang mempunyai segmen beasiswa di situs resmi mereka untuk mahasiswanya.

Tujuannya untuk membantu para mahasiswa atau calon mahasiswa mendapat kesempatan kuliah.

Oh iya, pastikan ketika mencari info beasiswa ini minimal kamu sudah menetapkan tujuan kuliah, seperti jurusan yang diinginkan, kuliah di dalam atau di luar negeri, dan sebagainya. Supaya proses pencarian bisa lebih efektif dan tepat sasaran.

#2 Lengkapi CV dengan Beragam Hal Positif

Melansir laman Hipwee.com (18/6/2019), mengejar beasiswa jangan dengan tangan kosong. Bukan maksudnya menyiapkan uang sogokan ya, tapi kamu harus membuat CV yang menarik dengan pengalaman yang mumpuni.

Misalnya keaktifan kamu mengikuti organisasi, atau pengalaman usaha jika kamu pernah melakukannya, bahkan karya-karya dan prestasi di bidang yang kamu kuasai bisa dibuat menjadi portofolio yang akan memberikan nilai plus pada dirimu.

Asalkan, aktivitas ini tidak mengganggu nilai kamu secara akademik ya…

Oh iya, kamu juga bisa mendapat beasiswa dengan mengikuti dan memenangkan lomba di universitas yang kamu inginkan.

Ada beberapa kampus yang menawarkan beasiswa ketika kamu berhasil mencetak prestasi disana, seperti Universitas Indonesia atau Institut Teknologi Bandung.

#3 Kuasai Bahasa Inggris

Bahasa Inggris sudah menjadi bahasa mendunia yang wajib dan kudu kamu kuasai. Apalagi jika kamu bercita-cita untuk studi di luar negeri paling tidak harus memiliki TOEFL yang cukup baik.

Setidaknya skor TOEFL yang kamu miliki sekitar 450-500 dan ketika kamu menemukan beasiswa dan ternyata TOEFL kamu masih kurang maka kamu tinggal belajar bahasa inggris lebih giat lagi.

So, lebih baik sedia payung sebelum hujan kan? Jadi mending kuasai bahasa Inggris sejak jauh-jauh hari.

#4 Kampus Ikatan Dinas, Bisa Jadi Pilihan

Seperti ditulis dalam Renesia.com, cara yang bisa dicoba untuk mendapat beasiswa dengan masuk kampus ikatan dinas, seperti STAN, STIS, STSN, dan IPDN.

Kampus ikatan dinas bukan hanya menawarkan biaya kuliah gratis, tapi juga kontrak dengan dinas terkait setelah lulus.

Nah kalo yang satu ini, keuntungannya berlipat kan? Setelah kuliah gratis, kamu dapat langsung bekerja deh…

#5 Lengkapi Persyaratannya

Sudah ada beberapa info beasiswa yang kamu miliki? Selanjutnya, perhatikan dengan detail persyaratan yang harus dipenuhi. Sebisa mungkin, jangan ada satupun poin persyaratan yang terlewat ya.

Ini Dia Pentingnya dan Tujuan Dari Akreditasi!

Akreditasi adalah penentuan standar mutu dan penilaian suatu lembaga pendidikan oleh pihak di luar lembaga yang independen. Akreditasi juga bisa diartikan sebuah upaya pemerintah untuk membuat standar dan menjamin mutu alumni perguruan tinggi sehingga kualitas lulusan antara perguruan tinggi sesuai dengan kebutuhan kerja. Maka sangat penting untuk melakukan cek akreditasi kampus sebelum memilih sebuah perguruan tinggi.

Merujuk pembukaan buku naskah akademik Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi, dijelaskan bahwa akreditasi merupakan proses evaluasi dan penilaian secara komprehensif atas komitmen perguruan tinggi terhadap mutu dan kapasitas penyelenggaraan Tridarma perguruan tinggi, untuk menentukan kelayakan program dan satuan pendidikan. Evaluasi dan penilaian dalam rangka akreditasi institusi dilakukan oleh team asesor yang terdiri atas pakar yang memahami hakikat pengelolaan perguruan tinggi.

Dasar dari akreditasi sebuah intitusi pendidikan yakni Undang-undang RI Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Pasal 60 dan 61). Undang-undang RI Nomor 14 tahun 2005 tentang guru dan dosen (Pasal 47) Peraturan Pemerintah RI Nomor 19 tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan (Pasal 86,87, dan 88). Peraturan Menteri Pendidikan Nasional RI Nomor 28 Tahun 2005 tentang Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi.

Data terakhir per 27 April 2016 yang dikeluarkan Kementrian Riset dan Teknologi) ada 121 Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan 3.109 Perguruan Tinggi Swasta (PTS) yang berada di bawah dikti (PT umum). Terdapat 76 Perguruan Tinggi Agama Negeri (PTAN) dan 958 Perguruan Tinggi Agama Swasta (PTAS) yang berada dibawah kementerian agama. Yang berada di bawah Perguruan Tinggi Kedinasan (PTK) ada 175 Perguruan Tinggi Kedinasan Negeri.

Tujuan Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi

BAN-PT adalah lembaga  yang memiliki kewenangan untuk mengevaluasi dan menilai, serta menetapkan status dan peringkat mutu institusi perguruan tinggi berdasarkan standar mutu yang telah ditetapkan. Tujuan dan manfaat akreditasi institusi perguruan tinggi adalah :

  1. Untuk memberikan jaminan bahwa institusi perguruan tinggi yang terakreditasi telah memenuhi standar mutu yang ditetapkan oleh BAN-PT, sehingga sanggup memberikan perlindungan bagi masyarakat dari penyelenggara perguruan tinggi yang tidak memenuhi standar.
  2. Mendorong perguruan tinggi untuk terus menerus melakukan perbaikan berkala dan mempertahankan mutu yang tinggi.
  3. Hasil akreditasi dapat digunakan sebagai dasar pertimbangan dalam transfer kredit perguruan tinggi, pemberian bantuan dan alokasi dana, serta pengakuan dari badan atau instansi lain.

Apa saja yang dinilai?

Penilaian akreditasi meliputi:

  • Kurikulum dari setiap program pendidikan
  • Jumlah tenaga pendidik
  • Keadaan mahasiswa
  • Kordinasi pelaksanaan pendidikan, termasuk persiapan sarana dan prasarana
  • Kesiapan administrasi akademik, kepegawaian, keuangan dan rumah tangga dari perguruan tinggi.

Apakah penting?

Tentu saja akreditasi sangat penting. Akreditasi juga bisa memberikan manfaat pada semua pihak, baik itu pemerintah, calon mahasiswa atau orang tua, pasar kerja nasional maupun internasional, organisasi penyandang dana, dan bagi perguruan tinggi atau program studi yang bersangkutan. Melalui akreditasi, pemerintah bisa lebih mudah menjamin mutu PT dan tenaga kerja yang lulus dari PT yang sudah terakreditasi. Selain itu juga pemerintah bisa mendapatkan informasi mengenai PT untuk menentukan beasiswa atau hibah yang akan diberikan bagi institusi dan mahasiswanya.

Perguruan Tinggi yang sudah terakreditasi juga menjadi media informasi bagi para calon mahasiswa atau orang tua, pasar kerja, dan organisasi penyandang dana mengenai kualitas PT serta lulusannya. Dan manfaat bagi PT yang bersangkutan, mereka akan mendapatkan informasi untuk lebih meningkatkan kualitas dan perencanaan akademiknya. Mereka juga akan lebih mudah menjaring kemitraan dengan institusi lain dari dalam maupun luar negeri

Jadi Akreditasi sangat diperlukan untuk standar ukuran tentang pedoman pendidikan pada suatu lembaga pendidikan perguruan tinggi, dimana setiap perguruan tinggi harus bisa meningkatkan mutu dan daya saing terhadap lulusan nya dan dapat menjamin tentang proses belajar mengajar pada perguruan tinggi tersebut, dan sebagai acuan untuk memberikan informasi tentang sudah siapnya suatu perguruan tinggi tersebut dalam melakukan kegiatan proses belajar mengajar sesuai standarisasi yang diberikan oleh pemerintah (kemendiknas) dalam tahap proses globalisasi pendidikan untuk daya saing secara global dimasa datang.

Manfaat Akreditasi dari Ban-PT

1. Untuk Pengusulan Proyek Institusi

Dari sisi manfaat, akreditasi juga berguna untuk pengusulan proyek institusi. Sebuah perguruan tinggi dengan akreditasi A bisa mengusulkan proyek dengan nilai sekian miliar atau juta, yang besarannya akan berbeda dibandingkan dengan perguruan tinggi dengan akreditasi B atau C.

2. Menarik Calon Mahasiswa Baru

Bukan jadi rahasia lagi, kalau para calon mahasiswa akan mengecek akreditasi sebuah perguruan tinggi atau prodi, ketika akan melanjutkan perkuliahan. Oleh karena itu, penting bagi pergruan tinggi untuk memanfaatkan akreditasi ini untuk menarik calon mahasiswa. Keberadaan mahasiswa adalah faktor penting bagi perguruan tinggi, semakin banyak mahasiswa semakin terlihat pula perkembangan kampus tersebut.

3. Mempermudah Para Lulusan dalam Dunia Kerja

Manfaat lain akreditasi adalah bagi para lulusan, terutama yang ingin bekerja menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS). Pernah terjadi kasus, lulusan universitas swasta di Yogyakarta dengan IPK 4,0 tapi akreditasinya C, saat mendaftar di Pemda DI Yogyakarta ditolak, karena untuk Pemda DIY mensyaratkan calon pegawainya lulus dari perguruan tinggi dengan akreditasi minimal B. (diberitakan di sindonews.com)

Beberapa instansi bahkan perusahaan swasta pun sudah mensyaratkan calon tenaga kerjanya harus berasal dari perguruan tinggi dengan akreditasi minimal B bahkan A. Karena itu beberapa perguruan tinggi memberikan fotocopy piagam akreditasi kepada para lulusannya. Hal ini dilandasi kesadaran pihak perguruan tinggi terhadap kebutuhan dunia kerja saat ini.

Kualitas para lulusan dan akreditasi lembaga maupun program studi, sedikit banyak bergantung pada kualitas dosen pengajar. Para dosen ini besar perannya dalam menentukan nilai akreditasi dan menjamin lulusan yang berkualitas. Dosen dituntut bisa mempunyai rasa memiliki terhadap program studi di perguruan tinggi tempatnya bernaung.

The Rise Of Copyright Infringement in Indonesia

I am sure many may disagree with this title. Bunch of illegal copies of local and international films, television shows and songs can still be downloaded or streamed through various websites and apps in Indonesia. (e.x.Indoxx*). Millions of pirated copies of the same copyrighted content are available in plenty of malls and traditional markets. You can even find current movies being streamed live from inside a cinema through social media.

Yes, online piracy is prevalent and remains a cause for concern, but we are making progress. How? Through consistent enforcement, commitment, and collaborative efforts to handling copyright infringement Indonesia.

Since 2015, an interagency antipiracy task force within the government has shut down more than 392 illegal film websites that distribute or stream pirated content. By the end of 2017, the music industry said around two-thirds of the websites they had reported for infringing on their copyrighted material were already inactive.

To put the significance of these numbers in context, the same statistics were cited by the International Intellectual Property Alliance, an organization of United States creative industries, in its 2018 report on Indonesia, which notes how the government’s “enforcement has been promising, with excellent compliance by the seven largest ISPs”. 

While the people behind these websites can just hop to a new domain and carry on their illicit business, we are in fact making a dent in their operations by going after where it hurts: the bottom line. 

Online pirates earn from online advertisements, but every time their websites are shut down, the new sites they create will have lower page rankings, which will then reduce the amount of revenue they can generate. 

The ministry of communication is also going directly to advertisers. Last October, an Infringing Website List was launched by several industry associations — the Association of Indonesian Film Producers (APROFI), the Indonesia Recording Industry Association (ASIRI), the Motion Picture Association (MPA) and the Association of Indonesian Advertising Agencies (P3I) — with the support of the Creative Economy Agency (Bekraf), to make companies aware of which sites they should not place ads on. 

They are also working with Google and Facebook, which have been cooperative in taking down pirated materials. YouTube, for instance, is very active on this front.

Soon, the fight against these online pirates will be aided by technology that allows us to track them down, putting an end to the cat-and-mouse game. The Communications and Information Ministry to take down online sources of pornographic content and hoaxes, and it will soon use it to fight against online pirates. 

On the ground, The ministry are working with theaters to curb the practice of illegal live streaming of films through social media, and they have committed to taking immediate action once violators are found. 

They have also asked them to install CCTVs to improve detection. As long as there is a complaint from the owner of the film rights against entities who live stream for commercial purposes, the government can take legal action.

Though much of the focus now is now on online piracy, we are not ignoring the proliferation of pirated DVDs across the country. We are communicating with local governments to encourage them to exercise their authority to penalize or even shut down shopping malls or centers that allow the sale of pirated goods, and we have been receiving positive responses.

Consistent enforcement, commitment, and collaborative efforts have proven to help us win battles against online piracy. But that’s just one of the fronts in this war. 

Cutting off supply is never enough to kill the market for illegal products; the demand side has to be addressed. 

When it comes to creative content like films, television shows, and music, demand for pirated copies exists because of three things: price, distribution, and habit. Therefore, strategies to fight piracy should address these aspects. 

The increasing availability of streaming websites and the cooperation of internet service providers help address two of the three issues: price and distribution. If we make content more affordable and easily accessible, we have seen consumers tend to shift to legal sources.

Offline, one way to address the demand side is to convince content producers to reduce prices or diversify their products for different markets. 

At the same time, we are pushing for the use of the collective management organization to more efficiently collect royalties from companies that use copyrighted materials. This way, we help diversify the revenue sources of content companies. 

The third aspect, habit, would take longer to address. Instead of trying to break the habits of older people, we are focusing our efforts on educating our children to make sure these illegal habits don’t form to begin with.

We realize that many in the public still fail to fully grasp the harm that piracy does. Indonesian filmmakers lose more than Rp 4 billion (US$290,000) for each film that gets pirated. 

Indonesia’s recording industry loses up to Rp 14 trillion a year from the illegal downloading of songs. 

But we cannot develop our creative industry and support our local artists if we can’t find a way to protect their work. 

We cannot win this fight overnight, or even over a few years. But through consistent enforcement, commitment, and collaborative efforts, we will win battles and gain ground. 

Online piracy may never fully be eliminated. But diminishing itr presence enough to the point where the practice doesn’t hurt legitimate businesses is already a significant victory. 

A Case of “Trademark Squatter” in Indonesia


A driving Italian design organization is occupied with the retail dress and attire business. The Italian organization’s tasks are broad, and it has various stores all through the Southeast Asian locale. The Italian organization possesses a few enlisted exchange denotes that ensure its brands, including the trademark ‘AAA’, which is enrolled in numerous nations around the world. Indonesia is among these nations, where the imprint is enrolled under the products and enterprises classification in Classes 18, 25, and 35.

trademark indonesia under Class 25 was made in 2008. Given the correct enlistment, the Italian organization was sure that no indistinguishable or misleadingly confounding comparable imprints would be permitted to be enrolled in similar classifications of products or potentially services.

It appears, nonetheless, that the trademark inspector in Indonesia has less stringent assessment criteria when looking at similitudes between applied-for marks and earlier enlisted imprints. An imprint indistinguishable from ‘AAA’ concerning the classification of merchandise in Class 25 was applied for by a nearby individual in Indonesia in 2010. This was then distributed in the Trademark Gazette to consider any restriction by outsiders around then, inside the cutoff time to oppose.

Fortunately, the Italian organization was utilizing a ‘Watch Service,’ which cautions and cautions organizations with enrolled exchange checks about conceivable indistinguishable or confusingly comparable imprints being distributed in the Trademark Indonesia around the world. The Italian organization, in this way, was made mindful of the production in the Trademark Gazette by the exchange mark squatter well before the cutoff time to contradict had expired.

The exchange mark inspector in control educated the Italian organization that the distributed exchange mark application secured the merchandise of, in addition to other things, ‘sarong and other Muslim clothing’, which are an alternate sort of apparel from the Italian organization’s enrolled products—despite the fact that the application was to be enlisted in Class 25 too. Along these lines, the exchange mark analyst had endorsed the enrollment, regardless of the way that the general appearance and vocal part of the imprints were both indistinguishable from the Italian organization’s earlier enlisted marks.

Hence, the Italian organization’s direction prompted that a restriction ought to be documented inside the cutoff time to keep the distributed application from arriving at the enlistment stage.

In request to record an effective restriction, the Italian organization needed to demonstrate the following:

  1. The applied-for imprint was indistinguishable or confusingly like their own earlier enrolled imprint, and the utilization of such an imprint—even with the order ‘Sarong and other Muslim clothing’— would cause disarray among general customers with regards to the starting point of the goods.
  2. The candidate didn’t have any rights or genuine interests in the applied-for mark. The candidate petitioned for enlistment of the applied-for mark in ‘dishonesty’, trying to ride on the notoriety of the Italian organization’s earlier enrolled mark.
  3. Fortunately, in light of the fact that the imprint ‘AAA’ had been enlisted in various nations worldwide by the Italian organization, the exchange mark analyst was persuaded that the Italian organization had a superior right to the imprint ‘AAA.’ thus, the trademark indonesia squatter’s application was recorded in dishonesty, and the distributed application was dismissed for enrollment. The candidate didn’t request the case, which carried it to a close.
  • Register your exchange mark any potential future markets in Southeast Asia, to cover satisfactory classes of merchandise and enterprises of your exisiting and future item lines.
  • The trademark inspector’s assessment criteria changes in every nation and is emotional. In this way, it is judicious to lead an overall watch administration for your trademark, so as to remain educated regarding any potential trademark squatters in every ward. Restricting a distributed application is unmistakably more cost-and time-viable than case dependent on a nullification of an enrolled exchange mark (even one dependent on dishonesty). The case to nullify the enlisted imprint every now and again should be brought to a court, and can cost roughly EUR 5,000–30,000, contingent upon the unpredictability of the case.
  • Trademark proprietors ought to be always exceptional on the proof of utilization in every nation, either through licensees or neighborhood merchants, with the goal that such proof can be effectively accumulated when needed.
  • With the up and coming coordination of the ASEAN Economic Community (AEC), it is profoundly suggested that an enrollment is looked for in all part conditions of ASEAN, because of a free progression of merchandise and ventures in the area.

Tips Memilih Catering Pernikahan

Pernikahan menjadi sebuah momen yang dinantikan oleh banyak pasangan yang telah memiliki komitmen bagi satu sama lain.

Momen meriah dengan suasana indah dan romantis tentu menjadi idaman semua pasangan calon yang akan menikah. Oleh karena itu, berbagai kebutuhan pernikahan harus dipersiapkan dengan matang.

Apabila Anda salah satu orang yang akan merayakan pernikahan maka harus memiliki banyak rencana bahkan plan B yang harus dipenuhi sebelum menikah.

Buatlah list kebutuhan pra nikah dan pasca nikah, terutama ketika memilih berbagai macam hal, seperti gedung pernikahan, organisasi penyelenggara acara atau wedding organizer, serta jangan lupa jasa layanan catering pernikahan.

Ketiga hal tersebut sifatnya memang penting, namun berbeda halnya jika Anda merencanakan resepsi pernikahan sederhana.  

8 Cara Cerdas Memilih Katering Pernikahan yang Sesuai! 02 Katering Pernikahan 2 - Finansialku

8 Cara Tepat Menentukan Catering Terbaik Untuk Pernikahan Anda

Setelah list kebutuhan rencana pernikahan sudah dibuat dengan rapi dan baik, maka saatnya bagi Anda untuk memilih jasa katering yang sesuai.

Anda perlu mencari tipe yang dirasa cocok dengan kapasitas Anda bersama pasangan.

Sebaiknya carilah beberapa informasi melalui berbagai media atau orang di sekitar Anda tentang jasa katering yang terkenal akan kualitas dan harganya.

Perhatikan setiap saran yang masuk agar informasi yang Anda terima lebih beragam, serta bisa memilih di antara saran tersebut. Bila perlu buatlah catatan untuk mengkategorikan berbagai saran tentang jasa katering.

Apabila Anda lebih menyukai cara personal untuk mencari jasa katering terbaik maka ikutilah 8 cara tepat untuk memilih jasa katering yang sesuai dengan konsep dan kebutuhan pernikahan Anda.

1. Hitung dan Lakukan Strategi Perencanaan Keuangan Pra Nikah

Pastikan Anda memiliki dana khusus untuk pernikahan, terutama untuk menyewa jasa katering.

Mengingat bahwa total biaya pernikahan sudah pasti tergolong mahal apalagi jika Anda membuatnya dengan suasana mewah dan tidak sederhana.

Perhitungkan dengan baik kondisi keuangan Anda sebelum menikah, bila perlu lakukan investasi atau menabung sejumlah dana secara rutin dan berkala.

Jika waktunya sudah tiba Anda bisa menghitung hasil investasi dan tabungan yang Anda peroleh. Kemudian membaginya ke jumlah tertentu untuk membayar berbagai hal yang dibutuhkan saat mengadakan resepsi pernikahan nanti.

Anda tidak perlu melakukan kegiatan tersebut sendirian, lakukanlah bersama pasangan agar beban lebih ringan. Dengan begitu sistem keuangan calon keluarga baru Anda akan lebih terstruktur dan bisa diprediksi dengan baik.

2. Gunakan Anggaran Khusus Untuk Catering

Jika uang hasil investasi dan tabungan Anda yang secara khusus dikumpulkan untuk memenuhi biaya katering telah terpenuhi target maka gunakan anggaran secukupnya.

Sebaiknya jangan memilih terlalu banyak aneka makanan dan paket katering yang bisa menghabiskan seluruh anggaran tabungan Anda.

Pastikan masih ada sisa setidaknya minimal 20 persen dari jumlah total hasil tabungan.

Bukan berarti Anda tidak bisa memiliki paket yang meriah, tetapi hal ini berarti Anda harus menyiapkannya sejak jauh-jauh hari, jika Anda menginginkan paket mewah maka tabunglah untuk memperoleh hasil yang banyak untuk memenuhi keinginan Anda.

3. Pastikan Tingkat Popularitas Catering

Kali ini waktunya bagi Anda untuk memilih jasa katering yang sesuai setelah anggaran terpenuhi. Tips untuk memilih jasa katering yang tepat, yakni dengan melihat tingkat popularitasnya.

Pastikan warga yang berada di sekeliling tempat tinggal, kerabat, atau banyak dari teman Anda memberikan rekomendasi untuk memilih jasa katering tertentu.

Carilah informasi tentang jasa yang disarankan tersebut melalui berbagai media online. Pastikan rating dan ulasannya bagus.

4. Pastikan Menu Paket Makanan Beragam

Saat Anda melihat profil perusahaan jasa katering sebaiknya Anda juga harus memastikan bahwa paket aneka makanan katering yang ditawarkan beraneka ragam.

8 Cara Cerdas Memilih Katering Pernikahan yang Sesuai! 03 Katering Pernikahan 3 - Finansialku

[Baca Juga: Tips Makan Sehat Untuk Anak Kos]

Apabila menunya terlalu sedikit tentu Anda tidak akan bisa menjamu tamu dengan baik dan memuaskan.

Pastikan aneka menu paket katering cukup variatif agar pilihan Anda tidak terlalu terbatas, dan menunya sama ketika jasa katering tersebut juga disewa oleh rekan Anda yang sedang memiliki hajat.

5. Cicipi dan Pastikan Kualitas Cita Rasa Makanan

Ketika Anda sudah menemukan salah satu jasa katering yang memiliki tingkat rekomendasi dan popularitas tinggi. Maka langkah selanjutnya, Anda harus mengetahui cita rasa makanan yang dimasak oleh para chef ahli di perusahaan tersebut.

Caranya adalah dengan mencicipi salah satu produk masakannya, atau Anda melakukan pengenalan rasa makanan dengan food testing pada sedikit hasil masakannya.

Tentu Anda akan diperbolehkan untuk melakukan hal ini jika pelayanan perusahaan yang Anda kunjungi berpredikat baik.

6. Perhatikan Kualitas Layanan Pelanggannya

Anda boleh memberikan penilaian utama terhadap cita rasa makanan dan tingkat popularitas jasa katering. Tetapi, sebaiknya Anda juga perlu memperhatikan kualitas pelayanan yang diberikan oleh jasa tersebut.

Hal itu sangat penting karena mereka harus melayani tamu undangan Anda, tentu akan sangat buruk jika tamu-tamu tidak dilayani dengan ramah, penilaian buruk tidak hanya diberikan untuk jasa katering, tetapi juga kepada pemilik hajat.

7. Pastikan Bahwa Makanan Diolah dengan Proses Higienis

Penilaian dan kualitas makanan katering yang sangat penting selanjutnya harus Anda berikan pada tingkat higienisnya saat proses makanan sedang diolah dan disajikan kepada para tamu.

Penilaian tersebut perlu dilakukan agar setiap orang yang memakan makanan tersebut tidak akan mengalami gangguan maupun kesakitan.

Jasa katering yang memiliki rating tinggi biasanya memiliki kualitas baik, khususnya dalam menjaga kondisi makanan agar selalu higienis.

8. Pastikan Pemilik Katering Orang Ramah dan Bisa Bernegosiasi

Selain pelayanan yang baik, Anda juga membutuhkan pemilik jasa katering yang berkepribadian baik pula, karena akan sangat bermanfaat ketika melakukan negosiasi.

Tindakan tersebut perlu dilakukan untuk memastikan bahwa anggaran Anda sesuai dengan kebutuhan pembayaran jasa katering.

Selain itu, negosiasi juga berguna untuk mendiskusikan waktu dan saat yang tepat tentang dilaksanakannya pernikahan agar jasa katering bisa menyesuaikan job desk nya dengan acara Anda.

Kesimpulan: Lakukan Survei Menyeluruh Sebelum Pilih Catering

Perusahaan atau jasa layanan katering yang biasanya dipesan untuk resepsi pernikahan menawarkan banyak pilihan makanan. Sebaiknya Anda mengetahui berbagai macam paket dan beragam makanannya.

Selain itu, Anda juga harus mengetahui rasa makanan yang ditawarkan oleh jasa katering tersebut.

Katering yang memiliki penawaran banyak paket makanan dari berbagai macam jenis dan rasa tentu lebih menarik untuk dipilih karena Anda bisa menyesuaikan dengan selera para undangan.

Paket katering yang akan dijadikan sebagai pilihan juga harus lebih banyak menu dan jenis makanannya.

Serta, Anda sebaiknya memilih jasa penyedia katering pernikahan yang tidak jauh dari tempat tinggal, selain untuk menghemat biaya Anda juga harus menganalisis kebutuhan untuk masa depan keluarga setelah menikah.

Jadi, jangan melewatkan waktu survei secara langsung dan menyeluruh. Jika Anda memiliki beberapa waktu luang maka lakukan survei sendiri.

Tetapi jika kesibukan melarang Anda pergi sendiri maka bisa mendelegasikan kepada saudara atau kerabat terdekat yang paham katering.

Merencanakan pernikahan membutuhkan waktu dan perencanaan yang matang.